Hal yang ingin dilakukan di sisa tahun ini
| (buku harian jaman 2022 yang sampe sekarang nggak kelar) |
Tulisan ini dibuat setelah melihat video orang di Tiktok yang udah berhasil nulis jurnal di tahun 2025 dari bulan Januari sampai Desember tanpa skip hari. Keliatan keren banget karena dia bisa konsisten.
Selain liat orang-orang yang suka nulis jurnal dengan amat rajin, aku juga suka liat konten orang-orang 30 hari gambar tumbuhan, makanan, lingkungan sekitar, atau sketsa orang-orang di sekitarnya. Betapa bagusnya hasil gambarnya dan betapa kuat konsistensi mereka nyisihin waktu buat menggambar itu.
Aku juga suka banget nonton hasil orang-orang yang bisa konsisten melawan perasaan malesnya. Apalagi kalau hasilnya bisa signifikan banget. Ikut seneng juga ngeliatnya. Jadinya aku ikut berandai-andai, "kalo aku bisa konsisten kayak dia, apa aja ya hal baik yang udah bisa aku petik sekarang?" daripada cuma memetik hikmahnya doang, ya kan.
Kalau dipikir-pikir, waktuku ini lumayan banyak (tapi nggak banyak banget) setelah pulang kerja. Kadang sering berdalih capek karena udah seharian kerja ngatasin emosi orang-orang dan akhirnya mutusin buat tidur atau nonton drama aja. Intinya sering milih ngelakuin sesuatu yang santai tanpa menguras sisa-sisa energi yang masih ada. Nggak ada salahnya, tapi kalau dipikir-pikir sekarang kok rasanya sia-sia gitu aja ya waktunya.
Pikiranku yang spontan ini punya dugaan, kalo sebenernya aku ini butuh memanfaatkan beberapa waktu yang ada dengan baik agar [merasa] menjadi manusia yang berguna. Aku merasa butuh menghasilkan sesuatu, tapi bukan yang wah. Aku cuma mau di akhir tahun bisa ngeliat ke belakang kalau, "weh ini loh hasil kegiatan di tahun ini," atau setidaknya aku ada di titik, "aku pernah nih kayak gini."
Sekarang PRnya adalah kegiatan apa aja ya enaknya yang bakal aku lakuin secara konsisten? Cukup satu atau dua kegiatan aja kali ya, kalo kebanyakan nanti malah nggak jalan. Tunggu deh rekapan konsistensiku di akhir tahun ini. Nggak mau kasih tau sekarang, nanti malah tiba-tiba lupa sama tujuan awal. Oke, berarti tujuan awalku adalah cukup konsisten aja. Nggak perlu setiap kegiatan yang diambil setiap hari itu bagus, yang terpenting adalah lawan rasa malasmu. Widih, udah kayak postingan motivasi gitu ya. Padahal memotivasi diri sendiri yang sedang demotivasi ini untuk melakukan hal baik dan bermanfaat.

Komentar
Posting Komentar